Posted in Life

Aku Benci Pacarmu : Single Terbaru Dari Lowdick

minikutu-lowdick

Minikutumedia.com – Lowdick kolektif Melodic Punk asal kota kembang Bandung baru saja merilis single terbaru yang berjudul ” Aku Benci Pacarmu “, dalam lagu terbarunya Lowdick masih mengambil tema percintaan. Lagu ini sendiri bercerita tentang seseorang yang suka kepada seseorang namun sayangnya seseorang yang dicintainya sudah mempunyai pacar.

Dengan warna lagu ciri khas melodic punk ala Lowdick dan lirik lagu yang sedikit bikin baper serta suara vocal Goco yang ciamik membentuk harmonisasi nada dalam lagu menjadi unik dan enak didengar. Untuk kalian yang penasaran dengan lagu terbaru lowdick, kalian bisa dengarkan dengan klik play dibawah sini. (bagus)

Advertisements
Posted in upcoming event

Festival Bakti Formica Untuk Bangsa : Puncak acara dari HMBF FPMIPA UPI

minikutu-festival-bfub-pamplet

Minikutumedia.com – Himpunan Mahasiswa Biologi Formica Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Indonesia (HMBF FPMIPA UPI) mempersembahkan acara festival yang  merupakan acara puncak sekaligus penutupan dari seluruh rangkaian acara kegiatan Bakti Formica Untuk Bangsa (BFUB) yang pada tahun ke-18 ini mengusung tema “HIBISCUS AFTANENSIS: Heterogeneity in Biology to Contend and Struggle on Urban Society of AFTA”.Sebelum acara festival BFUB, terdapat acara-acara lain yang tidak kalah menarik dan sangat beragam, sehingga semua kalangan usia dapat menikmati dan berpartisipasi. Ada tiga bagian acara dalam BFUB XVIII, yaitu Edukasains, Religi, dan Art.

Pada acara Edukasains sudah terselenggara dengan baik lomba-lomba yang dapat meningkatkan potensi yang ada pada masyarakat, yaitu Lomba Mewarnai Lingkungan Hidup (LMLH), Olimpiade Sains (OSa), Olimpiade Biologi (OBi), Lomba Cepat Tepat Biologi (LCTB), Microteaching, dan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN).Acara Religi pun tidak kalah menarik dengan menampilkan beberapa mata lomba diantaranya lomba cerpen, lomba Stand Up Dacil (SUD), lomba kaligrafi, lomba Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), dan Training Motivasi. Adapun pada bagian Art terdapat lomba fotografi, talkshow fotografi, dan berakhir pada acara Festival BFUB.

Pada acara puncak BFUB terdapat dua sub acara menarik, yaitu Forest for Us dan Festival. Forest for Us akan dilaksanakan pada siang hari, dimana acara ini diisi oleh seluruh warga biologi yang akan menampilkan bermacam-macam kreasi seni mewakili masing-masing kelas. Setiap kelas juga akan mempersiapkan makanan khas dari berbagai daerah yang sudah ditentukan. Semua kreasi seni dan bazzar ini akan diperlombakan.

Setelah Forest for Us, dilanjutkan dengan festival yang menjadi acara yang paling menarik dan ditunggu-tunggu. Festival ini akan diisi oleh pengisi acara yang sangat sayang jika dilewatkan. Akan ada penampilan dari beberapa pengisi acara, mulai dari Stand Up Comedy, tari tradisional, modern dance, dan penampilan musik DJ. Selain itu telah disiapkan bintang tamu menarik lainnya yaitu Isola Jazz, Gilang Bhaskara (komika), Dj EIL, dan Bandung Inikami Orcheska (BIO). Untuk puncak acara dari festival BFUB sendiri akan dilaksanakan pada hari Minggu, 7 Januari 2016 yang bertempat di Amphiteater Universitas Pendidikan Indonesia. TIket disediakan pada hari H dengan bandrol Rp.35.000,-.

Selain penampilan diatas, akan ada pula pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah dari semua mata lomba yang diselenggarakan. Dipastikan acara puncak BFUB akan sangat meriah dan sangat dinanti-nanti. Jadi, tunggu apa lagi? Datang dan ramaikan bersama teman-teman anda. (Zacky)

Info :

Email : bemhmbf@gmail.com

Facebook : BFUB_Formica

Twitter : @BFUB_Formica

Instagram : bfub_formica

Line : @okx0841b

Blog : bfub18

Posted in Uncategorized

Kelompok Penerbang Roket Meluncurkan Video Musik Terbaru

minikutu-kelompokpenerbangroket-02

Minikutumedia.com – Kelompok Penerbang Roket, band rock asal Jakarta, meluncurkan video musik terbaru mereka yang bertajuk “Cekipe” pada Jumat (29/1) ini. Video musik yang disutradarai oleh Fazrie Permana ini digarap secara spesial karena menggunakan format video 360 derajat dengan pendekatan multi-layar.
Menurut Fazrie, konsep video musik “Cekipe” adalah untuk menjawab pertanyaan dari video musik yang sebelumnya telah Kelompok Penerbang Roket lepas pada Oktober tahun lalu, “Di Mana Merdeka”. Dalam video musik tersebut, band yang diperkuat Rey Marshall (gitar/vokal), Viki Vikranta (drum/vokal), dan John Paul Patton (bass/vokal) ini mempertanyakan tentang keberadaan orang-orang dan sikap yang mengaku merdeka tapi ternyata belum sepenuhnya.
“Dalam video musik ‘Cekipe’, pertanyaan itu kami coba untuk berikan jawabannya dengan menggunakan gaya baru, erisi visual-visual yang beragam dan memberikan kebebasan pada penontonnya untuk memilih apa yang ingin mereka simak,” ungkap Fazrie.
Coki–panggilan akrab John–mengungkapkan rasa kagumnya terhadap video musik yang memerlukan waktu produksi selama dua bulan tersebut. Ia bercerita, “Penggunaan video musik format 360 derajat di Indonesia belum banyak yang menggunakan dan video musik “Cekipe” terasa baru dan modern. Band rock harus menghibur, nggak boleh kolot. Video musik “Cekipe” sangat sesuai dengan ekspektasi kami.”

minikutu-kelompokpenerbangroket-01Sedangkan “Cekipe” sendiri merupakan lagu yang bersejarah bagi band yang sudah merilis album perdana Teriakan Bocah dan album penghormatan bagi Panbers, Haai, pada tahun lalu ini. “Cekipe” tercatat sebagai lagu pertama yang tercipta oleh Kelompok Penerbang Roket, bahkan sebelum band tersebut menamai grupnya sebagai “Kelompok Penerbang Roket” dan menentukan siapa vokalis utamanya. Sampai akhirnya, terciptalah sebuah aransemen yang rencananya akan dinyanyikan oleh sang vokalis yang tidak kunjung hadir.
“Setelah melalui persuasi yang panjang, akhirnya saya sukses membujuk Coki untuk menjadi vokal utama bagi proyek ini. Selanjutnya dalam proses kreatif yang terus berjalan, terciptalah ‘Mati Muda’ yang akhirnya menjadi single pertama kami, dilanjutkan dengan materi-materi lainnya,” kata Rizma Arizky, manajer dan penggagas Kelompok Penerbang Roket serta Berita Angkasa Records.

Posted in Uncategorized

The Origin Forgotten Show : Launching Debut Album Dari In Place Of Hope

minikutu-the-origin-forgotten-show

Minikutumedia.com – The Origin Forgotten adalah debut album yang diluncurkan oleh group metalcore asal Bandung IN PLACE OF HOPE. Album yang dirilis dibawah naungan Shield Records yang bekerjasama dengan Demajors ini berisikan 10 track yang di dalamnya terdapat musisi-musisi dalam negeri seperti Agung Burgerkill, Hardy Taring, Roy Jeconiah, Balum dan satu musisi asal Amerika Serikat yaitu Travis Montgomery yang bergabung bersama group musik Threat Signal. Debut Album ini juga di produseri oleh Yayat Ahdiyat yang kita tahu telah merampungkan empat album Burgerkill.

The Origin Forgotten Show sendiri akan digelar pada tanggal 5 Februari 2016 di Fame Station yang terletak di jalan Sersan Bajuri no 100, Bandung. Untuk presale dijual dengan harga Rp.20.000,- dan dapat dibeli di distro-distro yang ditunjuk seperti Omuniuum, Eastern Wolves, Heretic, Beholder dan Maternal.

The Origin Forgotten show ini ikut diisi oleh beberapa band pembuka diantaranya Kaluman, Error Brain, Fraud, Muck dan Nemesis juga dihadiri satu mistery guest yang ikut meramaikan acara. Selain band-band tersebut IN PLACE OF HOPE juga akan berkolaborasi dengan musisi-musisi dalam negeri seperti Agung Hellfrog Burgerkill, Hardy taring, Balum, Fahmi Inwise, Anggi RTF dll.

Group yang beranggotakan Deni Kochun (guitar), Simon (guitar), Ade (drum), Fajar (vocal) dan dibantu oleh salah satu additional bass player ini telah menancapkan taring sejak 2009 lalu. panggung-panggung berskala kecil, menengah atau besar seperti Bandung Berisik dan Hellshow telah mereka Jajal. Band asal Ujungberung ini telah merilis album nya (The Origin Forgotten) di akhir 2015 silam. Nuansa musik metal yang kental dengan groove ini menjadikan album mereka lebih segar.

Rencananya di The Origin Forgotten Show ini mereka akan membawakan 13 materi lagu, yakni 10 materi album dan 3 materi cover song. So? untuk kalian yang penasaran dengan materi album dari IN PLACE OF HOPE, mari kita saksikan penampilannya pada 5 Februari nanti.

Posted in Uncategorized

Primata Rilis Single dari EP Mendatang

minikutu-primata-02
Minikutumedia.com – Pasca merilis single perdana bertajuk “Kupu-kupu” pada September 2014, band rock instrumental berbasis di Jakarta dan  Primata ditinggalkan satu per satu personel aslinya. Tidak ada konflik di antara masing-masing yang melatari ini, hanya pergeseran prioritas mereka yang akhirnya membuat satu per satu personel memilih hengkang.

Dari empat personel asli Primata—Andry Novaliano (gitar), Agung Rahmadsyah (bass), Rama Wirawan (gitar), dan Rossi Rahardian (drum)—hanya tersisa Rama seorang. “Saya merasa sudah kepalang tanggung. Band ini sudah melahirkan beberapa komposisi. Jadi saya mencari pemain-pemain pengganti”, jelas Rama.

Pada 17 April 2015, Primata berformat trio pun terbentuk. Bersama Adhitomo Kusumo (bass) dan Sofyan Refliyandi (drum), Rama melanjutkan pekerjaan yang belum sempat dirampungkan kuartet sebelumnya.

Namun, menggarap komposisi yang terlahir dalam bentuk kuartet bukan hal mudah untuk dilakukan bertiga. Primata membutuhkan waktu dan tenaga ekstra untuk melakukan sejumlah penyesuaian, seperti meng-aransemen ulang lagu-lagu, hingga membuang beberapa bagian dari lagu-lagu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara trio atau dianggap sudah tidak relevan lagi.

Salah satu perombakan paling signifikan ialah yang dilakukan oleh Adhitomo Kusumo (Dodid) pada departemen bass. “Saat formasi berubah menjadi trio, saya banyak membuat bassline menjadi lebih padat, dan juga mengeksplorasi sound untuk mengisi kekosongan pada saat gitar memainkan lead. Agar lagu-lagu kami dapat dipertanggungjawabkan pada saat live” terang Dodid yang juga merupakan bassis band Raksasa.

Masuknya Sofyan Refliyandi (Revly) juga menjadi faktor penentu berubahnya aransemen lagu-lagu Primata. “Gaya permainan Revly dan Rossi sangat berbeda” ujar Rama.

minikutu-primata-01“Revly yang notabene berasal dari drummer band post-rock Kelab Baca Trio Angkasa (KBTA), membentuk suara band ini terdengar lebih sederhana namun kuat dibandingkan ketika bersama Rossi yang progresif dan berseluk-beluk”, lanjutnya.

Menariknya, pada saat bersamaan, musik Primata juga mendeterminasi Revly untuk bermain dengan gaya baru. “Karakter musik Primata hampir sama dengan KBTA” tutur Revly.

“Hanya saja, di band ini saya harus beradaptasi dengan karakter musik baru yang lebih progresif, memaksa saya mengeksplorasi lebih jauh dengan ketukan-ketukan yang belum pernah saya coba sebelumnya” sambungnya.

Enam bulan kemudian, tepatnya Oktober 2015, trio ini merasa siap untuk merekam materi yang sudah ada. Proses rekaman dilakukan di dua tempat: Red Studio di Bandung, Jawa Barat, dan ALS Studio di Rempoa, Tangerang Selatan, Banten.

Hingga akhirnya rampung sebuah EP berisi enam track bertajuk Avani yang akan segera diluncurkan ke pasaran tahun 2016 ini. Sebagai single perdana, Primata memilih lagu “Pada”.

“‘Pada’ sebenarnya merupakan sebuah fragmen dari salah satu track dalam Avani. Nuansanya sudah sangat jauh berbeda, lebih gelap dan berat, jika dibandingkan dengan single ‘Kupu-kupu’ dulu” Rama mendeskripsikan.

minikutu-primata-artwork-dannus-darmawanUntuk artwork “Pada”, Primata berkolaborasi dengan ilustrator muda berbakat asal Bandung, Dannus Darmawan, yang merupakan ilustrator dari Maternal Disaster. Teknik berkarya Dannus yang dikenal dengan digital painting, landscape image, dan memiliki unsur warna dingin lah yang membuat Primata tertarik mengajaknya berkolaborasi untuk single ini.

Inspirasinya sendiri datang ketika Dannus pertama kali mendengar kata ‘Primata.’ “Ketika pertama kali mendengar kata ‘Primata’ yang terbayang adalah sebuah hutan yang merupakan habitat dari primata sejak jaman manusia purba sampai saat ini. Dan hutan merupakan bagian dari gunung, yang berkaitan dengan single ‘Pada’ yang mengacu pada kaki gunung,” jelas Dannus.

“Pada” dapat diunduh gratis melalui laman Bandcamp dan SoundCloud Primata mulai hari ini (29 Januari 2016 pukul 14.00 WIB).

Info :

Booking contact : +6281287672084
Email: primatarock@gmail.com
Bandcamp: primatatheband
SoundCloud: primatatheband
Instagram: @primatatheband
Twitter: @primatatheband
Facebook: primatatheband
Tumblr: primatatheband

Posted in Life

Down For Life Siap Gelar Pesta Partai Barbar 2016

minikutu-downforlife-pestabarbar

Minikutumedia.com – Unit Metalcore kenamaan asal kota Solo Down For Life baru saja mengumumkan melalui halaman facebook-nya, bahwa mereka siap menggelar hajatan besar pesta partai barbar 2016. Acara tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 28 februari 2016 yang bertempat di THR Sriwedari Solo.

Seperti yang kita ketahui bahwa Pesta Partai Barbar adalah gelaran yang rutin digelar oleh Down For Life setiap tahunnya sekaligus merayakan hari jadi mereka. Namun Down For Life sendiri belum merilis band apa saja yang akan mengisi pesta partai barbar tahun ini. Untuk tiket masuk sendiri sudah bisa di dapatkan Di Belukar Rockshop Mulai tanggal 1 Februari 2016.

minikutu-downforlife

Nah buat para pasukan babi neraka yang penasaran dengan gelaran tersebut kita tunggu saja info resmi dari Down For Life tentang gelaran Pesta Partai Barbar ini. (Bagus)

Posted in Life

Single Terbaru Divide Rilis Dalam Format Video Klip

minikutu-divide-darahbiru-artwork

Minikutumedia.com – Setelah merilis single “Kingslayer” pada april tahun lalu, band post-hardcore asal jakarta ini merilis single terbaru mereka yang bejudul “Darah Biru” dalam format video klip. Lagu yang betemakan penghianatan ini dirilis tanggal 27 Januari 2016 dan dapat diunduh di media online ternama ( Untuk unduh lagu Darah Biru klik disini).

baca juga : Jejak Pesinggah, Debut Album Life Cicla

Lagu “Darah Biru” sedikit berbeda dengan single sebelumnya, dikarenakan dalam lagu ini Devide bermain sedikit lebih “lembut” dengan mengedepankan instrumen yang dibuat indah namun tetap dikuatkan dengan lirik emosional yang menggambarkan bagaimana seseorang yang dikhianati karena terbutakan oleh dunia yang fana.