Posted in event journalism

Friends Are Forever: Awal Kebangkitan Komunitas Indie Bandung

Minikutumedia.com – 16 Januari 2016. Kill Division menyelenggarakan acara yang bertajuk Friends are Forever vol.1 : We Gonna Move to the World. Gelaran acara ini sendiri adalah bagian dari lauching album kompilasi yang dirilis oleh Kill Division Records dengan judul yang sama. Tempat penyelenggaraan pihak panitia bekerja sama dengan Fame Station yang berlokasi di Jl. Sersan Bajuri No.100, Bandung.

Diawali dengan penampilan dari in vouw dengan membawakan beberapa lagu andalan mereka cukup menghangatkan suasana venue yang terkesan masih sepi. Setelah in vouw turun panggung giliran Guitar Bluetooth serta Secondline memanaskan venue dengan kocokan up beat gitarisnya dan para penonton pun sebagian kecil mulai memanaskan moshpit area dengan mengajak beberapa temannya yang terkesan seperti menonton wayang. Seharusnya bagian publikasi event tersebut lebih dimatangkan kembali agar penonton yang datang lebih ramai dikarenakan dengan sedikitnya penonton, penonton yang hadir pun menjadi sedikit malu untuk meramaikan aksi panggung para band yang tampil.

Scream dari vokminikutu-friendsareforeveralis Under Emily’s Bed cukup membuat awal penampilan mereka sedikitnya menunjukan aliran musik yang mereka mainkan dan selama penampilan band ini terlihat beberapa band lain yang akan tampil mulai mempersiapkan equipment yang mereka gunakan diatas panggung. Kemudian disambung oleh Afternoon Tea dan Odelya yang melanjutkan mood penonton dengan lagu-lagu yang mereka bawakan.

Dengan memasang sportcam pada head guitar dan bass , Ventilacie memberikan suguhan penampilan yang apik. Band yang baru-baru ini meluncurkan EP membawakan single andalan mereka yang berjudul Kick You Out of My Head dan para penonton pun sing a long bersama mereka.

Setelah itu hentakan double pedal dari Down To Earth menambah semangat para penonton untuk ber-moshing­ ria. Mood sedikit turun ketika kesalahan teknis sound diawal penampilan dari Captivate dikarenakan tidak adanya soundman tetap. Padahal jika ada soundman tetap sepertinya hal-hal seperti itu bisa dengan cepat diatasi. Band yang dimotori oleh Baban ex.The Silver akhirnya memulai penampilannya dengan hentakan keras dari drummer mereka dengan sangat apik dan tanpa miss sedikitpun dan mood penonton makin meningkat.

Penyegaran dilakukan diatas panggung oleh Stereowall ditambah aksi panggung dari Cynantia yang sangat energic membuat penonton tidak canggung lagi untuk maju ke depan stage. Band ini membawakan hits single mereka yang berjudul I Will Fall For You sebagai bocoran dari album mereka yang sedang dalam proses rekaman. Disambung oleh penampilan Just For Joy yang merupakan penggagas dari acara ini , mereka membawakan lagu-lagu yang terdapat dalam album mereka seperti Dewasa, Cerita Nanti, dll.

Giliran Stand Here Alone membawakan beberapa lagu andalan mereka yang membuat para penonton sing a long kembali dan disambung oleh penampilan dari Last Goal Party yang mempunyai aksi panggung yang sangat unik dengan merubah pencahayaan lampu menjadi biru sehingga Last Goal Party membawa aksi penonton semakin menggila.

Setelah itu penampilan dari Class Of The Moon cukup membuat  penonton stabil kembali, dilanjutkan dengan penampilan dari Sunrise yang memulai dengan Opening Act yang sangat Emo. Band Jakarta ini membawakan beberapa lagu andalan mereka seperti Away, The Extra Miles Pt.2 yang sudah tidak asing lagi ditelinga para penonton.

Acara Ini ditutup oleh penampilan dari Glory Of Love dengan membawakan beberapa lagu dari album sebelumnya dan tidak lupa band yang baru mengeluarkan album Brand New Day ini membawakan single terbaru mereka yang berjudul Kuraih Kembali. Penampilan Glory Of Love ditutup oleh lagu Rasa Ini Tak Ada Lagi yang dibawakan bersama Amei “The Silver”.

Sebenarnya kami masih ingin menikmati acara ini namun apa daya acara sudah berakhir. Semoga ini menjadi tonggak awal kembalinya pergerakan suatu komunitas yang berkecimpung dalam bidang musik indie dan kedepannya makin banyak komunitas lain yang memajukan scene indie dengan membuat acara D.I.Y tanpa terpatok dengan keterbatasan dana yang ada.

Advertisements

Author:

Journal & Music For Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s